Monday, 25 February 2013

Soal Latihan Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD)


PENGANTAR ISBD

SOAL

1.    Apakah yang menjadi kajian ISD (Ilmu Sosial Dasar)?
2.    Apakah yang dimaksud masalah sosial?
3.    Apa perbedaan antara Pengetahuan Budaya dan Ilmu Budaya Dasar?
4.    Kompetensi dasar apakah yang ingin dicapai setelah belajar ISBD?
5.    Mengapa ISBD diberikan pada mahasiswa yang memiliki latar belakang ilmu alam?

JAWAB

1.    Yang menjadi kajian Dalam ISD adalah :
a.    Berbagai kenyataan bersama yang merupakan masalah sosial yang dapat ditanggapi melalui pendekatan sendiri maupun pendekatan antarbidang (interdisiplin).
b.    Keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing memiliki kepentingan dan kebutuhan sendiri, tetapi terdapat juga persamaan kepentingan yang dapat mengakibatkan kerja sama dan pertentangan.
2.    Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat (Soerjono Soekanto).
3.    Perbedaan antara pengetahuan budaya dan ilmu budaya dasar adalah Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai manusia sebagai makhluk berbudaya, sedangkan Ilmu Budaya Dasar mengkaji masalah kemanusiaan dan budaya.
4.    Kompetensi dasar yang ingin dicapai setelah belajar ISBD adalah menjadi ilmuwan dan profesional yang berfikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, memiliki kepekaan dan empati terhadap solusi pemecahan masalah sosial dan budaya secara arif.
5.    ISBD diberikan pada mahasiswa yang memiliki latar belakang ilmu alam agar pendekatan sosial dan budaya senantiasa dipertimbangkan dan melandasi setiap upaya mencari solusi atas pemecahan dari masalah alam yang mereka hadapi. Dengan demikian, mahasiswa sebagai calon ilmuwan dan profesional harapan bangsa mampu bertindak secara arif dan bijaksana.



MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA

SOAL

1.    Mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk berbudaya? Manakah yang benar, kebudayaan adalah produk manusia, manusia adalah produk kebudayaan?
2.    Apa perbedaan etika dan estetika?
3.    Berikan contoh perilaku tidak menghargai manusia! Masalah apa yang dihadapi pada kasus pewarisan kebudayaan?
JAWABAN

1.    Manusia dikatakan sebagai makhluk berbudaya karena manusia dengan ide dan gagasannya menciptakan perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata seperti perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni dan lain-lain sebagai perwujudan kebudayaan. Jadi, kebudayaan adalah produk manusia.
2.    Perbedaan etika dan estetika adalah etika berkaitan dengan nilai baik- buruk, sedangkan estetika berkaitan dengan nilai yang indah-jelek.
3.    Contoh perilaku tidak menghargai manusia :
# Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga, misalnya disiksa, tidak diberi upah, dikurung dalam rumah dan sebagainya.
# Masalah yang dihadapi pada kasus pewarisan kebudayaan antara lain : sesuai atau tidaknya budaya warisan tersebut dengan dinamika masyarakat saat sekarang, penolakan generasi penerima terhadapa warisan budaya tersebut, dan munculnya budaya baru yang tidak lagi sesuai dengan budaya warisan.



MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL 

SOAL

1.    Apa makna manusia sebagai makhluk individu?
2.    Apa makna manusia sebagai makhluk sosial?
3.    Apa Implikasi-implikasi yang terjadi dari sifat kesosialan manusia itu?
4.    Mengapa interaksi sosial menjadi kunci dalam kehidupan sosial?
5.    Apakah semua interaksi sosial yang berlangsung bersifat positif bagi kehidupan manusia?

JAWABAN

1.    Manusia sebagai makhluk individu adalah manusia sebagai makhluk yang memiliki jiwa dan raga yang tidak terpisahkan. Manusia sebagai perseorangan yang memiliki sifat sendiri-sendiri dan merupakan pribadi yang terpisah, berbeda dari pribadi lain,  bersifat nyata, berbeda dengan manusia lain dan sebagai pribadi dengan ciri khas tertentu yang berupaya merealisasikan potensi dirinya.
2.    Manusia sebagai makhluk sosial adalah Manusia yang senantiasa hidup dengan manusia lain (masyarakatnya). Ia tidak dapat merealisasikan potensi hanya dengan dirinya sendiri. Manusia akan membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi dan merealisasikan potensinya, termasuk dalam mencukupi kebutuhannya.
3.    Manusia sebagai makhluk sosial memiliki implikasi-implikasi sebagai berikut :
a. akan “ketidakberdayaan” manusia bila seorang diri.
b. Kesadaran untuk senantiasa dan harus berinteraksi dengan orang lain .
             c. Penghargaan akan hak-hak orang lain. Ketaatan terhadap norma-norma yang             berlaku.
             d. Tata Kelakuan (mores).
4.    Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interaksi sosial         tidak mungkin ada kehidupan bersama. Manusia sebagai makhluk sosial pastilah melakukan interaksi sosial dalam kerangka hidup bersama itu.
5.    Tidak, karena selain interaksi sosial yang sifatnya positif, ada juga interaksi sosial yang bersifat disasotiatif/negatif yang mengarah pada bentuk-bentuk pertikaian atau konflik yang mencakup persaingan, kontroversi dan permusuhan




 
MANUSIA DAN PERADABAN

SOAL

1.    Benarkah setiap kebudayaan menghasilkan peradaban?
2.    Apa sajakah ciri-ciri dari masyarakat adab atau berkeadaban?
3.    Apakah peradaban mengalami perkembangan? Buktikan!
4.    Berikan contoh wujud peradaban global saat ini dalam bidang sosial budaya!
5.    Adakah dampak negatif peradaban global saat ini bagi bangsa Indonesia?

JAWABAN

1.    Tidak, tidak setiap kebudayaan menghasilkan peradaban karena peradaban menunjuk pada hasil kebudayaan yang bernilai tinggi dan maju. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa setiap masyarakat atau bangsa dimanapun selalu berkebudayaan, tetapi tidak semuanya memiliki peradaban. Peradaban merupakan tahap tertentu dari kebudayaan masyarakat tertentu pula, yang telah mencapai kemajuan tertentu yang dicirikan oleh tingkat ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang telah maju.
2.    Ciri-ciri masyarakat adab atau berkeadaban antara lain adalah egalitarianisme, menghargai prestasi, keterbukaan, penegakan hukum dan keadilan, toleransi dan pluralisme,musyawarah, kesukarelaan, keswasembadaan, keswadayaan, kemandirian yang tinggi berhadapan dengan negara dan keterikatan dengan norma atau nilai hukum yang diiukti oleh warganya.
3.    Ya, karena peradaban adalah perkembangan kebudayaan yang telah mendapat tingkat tertentu yang diperoleh manusia pendukungnya. Sebagai bukti, peradaban umat manusia yang awalnya menemukan dan menerapkan teknologi pertanian secara terbatas hanya untuk mencukupi kebutuhannya dan kemudian masuk ke peradaban teknologi industri yang diawali dengan revolusi industri yang terjadi di Inggris yaitu ditemukannya mesin-mesin industri untuk memudahkan pekerjaan manusia hingga sampai sekarang kepada masa dimana terjadi revolusi informasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi yang memudahkan manusia untuk berkomunikasi dalam berbagai bidang. Semua hal diatas adalah perkembangan peradaban yang diakibatkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dari masa ke masa. Jadi, peradaban akan terus berkembang seiring dengan waktu.
4.    Wujud peradaban global saat ini dalam bidang sosial budaya adalah masuknya nilai-nilai dari peradaban lain yang mengakibatkan timbulnya erosi nilai-nilai sosial budaya suatu bangsa yang menjadi jati dirinya. Pengaruh ini semakin lancar dengan pesatnya media informasi dan komunikasi yang akan membawa pengaruh pada sikap, prilaku dan kelembagaan masyarakat. Sebagai contoh, efek dari globalisasi yang dapat kita temui saat ini yaitu mudahnya akses pornografi dari internet yang bisa dilakukan semua orang termasuk anak-anak yang belum cukup umur, tentunya hal tersebut akan merusak moral dan mental anak-anak yang merupakan penerus masa depan bangsa.
5.    Ada, dampak negatif peradaban global saat ini bagi bangsa Indonesia antara lain adalah masuknya nilai budaya luar yang akan menghilangkan nilai-nilai tradisi suatu bangsa dan identitas suatu bangsa, eksploitasi alam dan sumberdaya lain yang memuncak karena kebutuhan yang makin besar, terjadinya dehumanisasi (derajat manusia nantinya tidak dihargai karena labih banyak menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi), merebaknya konsumerisme dalam bidang ekonomi, materialisme, hedonisme, sekulerisme, mengagung-agungkan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemewahan yang tidak semestinya, foya-foya, pergaulan bebas, budaya kekerasan, pornografi, pornoaksi dan semacamnya yang masuk melalui film, media cetak, internet dan televisi dengan satelitnya.




MANUSIA, KERAGAMAN DAN KESETARAAN

SOAL

1.    Apakah manusia itu beragam? Jelaskan pendapatmu!
2.    Apa makna dari konsep kesetaraan atau kesederajatan manusia?
3.    Kemajemukan dalam diri bangsa Indonesia bermula dari adanya kemajemukan ras! Benarkah demikian?
4.    Berikan contoh satu kasus konflik horizontal di Indonesia serta penyebab dari konflik itu!
5.    Berikan contoh sederhana perilaku merendahkan kedudukan/ martabat manusia!

JAWABAN

1.    Ya, Manusia itu beragam karena setiap manusia memiliki perbedaan antara satu individu dengan individu lain. Perbedaan itu terutama ditinjau dari sifat-sifat pribadi, misalnya sikap, watak, kelakuan, temperamen dan hasrat.
2.    Kesetaraan manusia atau kesederajatan manusia bermakna bahwa manusia sebagai makhluk tuhan memiliki tingkat atau kedudukan yang sama. Bahwa semua manusia tanpa dibedakan adalah diciptakan dengan kedudukan yang sama, yaitu sebagai makhluk mulia dan tinggi derajatnya dibanding makhluk lain. Dihadapan Tuhan, semua manusia adalah sama derajat, kedudukan atau tingkatannya. Yang membedakan nantinya adalah tingkat ketakwaan manusia tersebut terhadap tuhan. Implikasinya yaitu adanya pengakuan akan kesetaraan dan kesederajatan serta jaminan hak-hak atas hal tersebut.
3.  Ya,  Kemajemukan bangsa Indonesia karena adanya kemajemukan etnik, ras, agama, golongan, tingkat ekonomi dan gender. Beragamnya etnik di Indonesia menyebabkan banyak ragam budaya, tradisi, kepercayaan dan pranata kebudayaan lainnya karena setiap etnis pada dasarnya menghasilkan kebudayaan.


4. Salah satu contoh konflik horizontal di Indonesia adalah Konflik antara etnis Melayu dengan etnis Madura di Sambas, Kalimantan Barat yang terjadi pada tahun 1999 dan menewaskan sedikitnya 200 orang dan membuat 30.000-an warga mengungsi. Etnis Madura yang dikenal sebagai kelompok yang eksklusif yang berusaha melanggengkan tradisi daerah asalnya yang keras dan kejam membuatnya sulit beradaptasi dengan lingkungannya dan membuat suku ini dicap buruk oleh sekitarnya. Konflik ini terjadi sebagai akumulasi dari klise dan rasa sakit hati etnis Melayu yang sudah terpendam sejak lama dan akhirnya meletus setelah dipicu oleh pembunuhan salah satu warga Melayu oleh salah satu warga Madura. 

5. Salah satu contoh sederhana perilaku merendahkan kedudukan/ martabat manusia yaitu perilaku Rasisme yang mempunyai makna anti terhadap ras lain atau ras tertentu diluar ras sendiri. Rasisme dapat muncul dalam bentuk mencemooh perilaku orang lain hanya karena orang itu berbeda ras dengan kita. Dalam pertandingan sepak bola internasional sering kita melihat penonton menampilkan sikap rasisme terhadap seorang pemain bola. Contoh : Balotelli yang berkulit hitam sering diolok-olok oleh penonton ketika sedang bertanding di lapangan sepak bola.


MANUSIA, NILAI, MORAL DAN HUKUM

SOAL

1.    Apa hubungan antara nilai dengan norma?
2.    Moral berkaitan dengan nilai, tetapi tidak semua nilai adalah moral. Jelaskan yang dimaksud dengan pernyataan tersebut!
3.    Mengapa manusia masih membutuhkan norma hukum, padahal sudah ada norma moral, agama dan kesopanan?
4.    Hukum bertujuan untuk menciptakan keadilan. Jelaskan!
5.    Apa sanksi atas pelanggaran moral?

JAWABAN

1.    Nilai dan norma saling berhubungan, Nilai dikonkritkan atau diwujudkan kedalam  norma, setiap norma pasti terkandung nilai didalamnya. Nilai sekaligus menjadi sumber bagi norma. Tanpa ada nilai tidak mungkin terwujud norma. Sebaliknya, tanpa dibuatkan norma maka nilai yang hendak dijalankan itu mustahil terwujudkan.
2.    Maksud dari pernyataan  “Moral berkaitan dengan nilai, tetapi tidak semua nilai adalah moral” yaitu moral adalah bagian dari nilai, yaitu nilai moral. Tidak semua nilai adalah nilai moral. Nilai moral berkaitan dengan perilaku manusia tentang hal baik dan buruk (nilai etika). Jadi, kalau kita mengatakan etika orang itu buruk, bukan berarti wajahnya buruk, tetapi menunjuk perilaku orang itu yang buruk. Nilai etik adalah nilai moral. Jadi, moral yang dimaksudkan adalah nilai moral sebagai bagian dari nilai.
3.    Norma hukum perlu ada untuk mengatur kepentingan manusia dalam masyarakat agar memperoleh kehidupan yang tertib. Jika norma ini dilanggar akan ada sanksi yang bersifat memaksa. Norma hukum tertuang dalam peraturan perundang-undangan.
4.    Hukum mempunyai sifat, ciri dan daya mengikat, maka hukum dapat menciptakan keadilan, yaitu menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar. Hukum dapat menghukum siapa yang salah, hukum juga dapat memaksa agar peraturan ditaati dan siapa yang melanggar diberi sanksi hukuman.
5.    Pelanggaran moral tidak mendapatkan sanksi lahiriah atau yang bersifat memaksa akan tetapi mendapat sanksi moral, seperti menyesal, rasa bersalah dan malu serta hilangnya kepercayaan orang lain terhadap orang yang melakukan pelanggaran moral tersebut.




MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI

SOAL

1.    Jelaskan perbedaan pengertian antara pengetahuan, sains (ilmu) dan teknologi!
2.    Bagaimana syarat sebuah pengetahuan untuk dapat ditingkatkan menjadi sebuah ilmu?
3.    Sebutkan beberapa manfaat Iptek bagi kehidupan manusia!

JAWABAN

1.    # Pengetahuan adalah pengalaman yang  bermakna dalam diri tiap orang yang tumbuh sejak ia dilahirkan.
# Sains (ilmu) dapat diartikan sebagai pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, dimana pengetahuan tersebut selalu dapat dikontrol oleh setiap orang yang ingin mengetahuinya.
# Teknologi adalah penerapan pengetahuan oleh manusia guna mengerjakan suatu tugas yang dikehendakinya.
2.    Pengetahuan untuk dapat ditingkatkan menjadi sebuah ilmu apabila memenuhi tiga kriteria pokok sebagai berikut :
# Adanya aspek ontologis, artinya bidang studi yang bersangkutan telah memiliki objek studi/kajian yang jelas.
# Adanya aspek epistemology, yang artinya bahwa bidang studi yang bersangkutan telah memiliki metode kerja yang jelas.
# Adanya aspek aksiologi, yang artinya bahwa bidang studi yang bersangkutan memiliki nilai guna atau kemanfaatannya.
3.    Manfaat Iptek bagi kehidupan manusia antara lain adalah :
# Memberikan berbagai kemudahan dan memeperingan beban pekerjaan manusia yang tadinya sangat berat menjadi ringan dengan diciptakannya berbagai mesin untuk memudahkan manusia melakukan berbagai aktivitasnya.
# Berkembangkannya sarana transportasi yang diawali dengan penemuan roda hingga kini ditemukan berbagai alat transportasi seperti pesawat, kapal laut, kereta api, mobil dan lain sebagainya dimana manusia bisa bergerak dan melakukan mobilisasi dengan cepat.
# Akses informasi dan komunikasi antar manusia yang semakin mudah, yang awalnya hanya menggunakan surat hingga kini kita bisa berkomunikasi melalui telepon genggam, surel dan berbagai media sosial lainnya di internet untuk mencari informasi dan berhubungan dengan manusia lain di seluruh dunia.



Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment